Monday, May 23, 2016

Ukhti, aku kerinduan.

Saat dinding muka bukumu kulihat hanya post peribadi
Ukhti, aku dirudung sayu
Saat kau kulihat berbalas komen dan like di dinding sang tunang
Ukhti, aku dicengkam pilu
Saat engkau berkomentar peri filem panggung terkini
Ukhti, aku dihurung sepi

Dadaku berombak - Ukhti,
Kau tak membenci jalan ini
Kau tak terbeban oleh jalan ini
Kau tak dikongkong oleh jalan ini

Kau cuma
Teralih oleh mehnah peribadi - yang mencengkam
Tertipu saat disibukkan oleh dunia - yang memperdaya
Tertahan dek maksiat hitam membesit - yang mengaburkan tujuan

Hingga engkau lupa,
Ini jalan indah yang pernah kita ikrarkan bersama
Ini jalan sukar, yang keserabutannya mengajar kita erti kemanisan
Ini jalan anbiya', yang tak mungkin kita pilih selainnya

Ukhti aku merayu
Janganlah engkau berputus asa dari jalan dakwah ini...

Di tengah bening dhuha
Aku teringat

Aku rindu saatnya
Imanku lemah dan engkau, menguatkan
Aku keculasan dan engkau, mengingatkan
Aku keletihan dan engkau, memberi semangat

Antara kelibatmu - kamu, kamu dan kamu di jalan ini dan sebuah memori
Ukhti, aku kerinduan.


NDNT
10:36:34
23.05.16
Exeter Way, Sheffield

No comments:

Post a Comment